Wednesday, 9 August 2017

Real Madrid Dominasi Daftar Nomine Pemain Terbaik Liga Champions


Real Madrid Dominasi Daftar Nomine Pemain Terbaik Liga Champions


Dikutip Dari Beritaboladunia.net  – UEFA telah merilis daftar nomine pemain terbaik Liga Champions musim 2016-17 pada Jumat (4/8/2017) di laman resminya. Keempat nominasi yang diperebutkan ialah kiper terbaik, bek terbaik, pemain tengah terbaik, dan penyerang terbaik.

Dari empat golongan, Real Madrid mendominasi dengan mengirimkan minimal satu wakilnya hampir di tiga posisi. Hanya posisi penjaga gawang yang tidak diisi pemain Madrid.

Posisi penjaga gawang diisi oleh Gianluigi Buffon, Manuel Neuer, dan Jan Oblak. Untuk golongan pemain belakang terbaik, Leonardo Bonucci yang mewakili Juventus, diapit oleh dua pemain Real Madrid, Marcelo dan Sergio Ramos.

Lini tengah absolut menjadi milik Los Blancos. Tiga jatah pemain diborong oleh Luka Modric, Casemiro, dan Toni Kroos. Sementara untuk lini depan, Paulo Dybala bersanding dengan dua pemain terbaik di muka bumi, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Ketiga pemain dari masing-masing posisi ialah opsi terbanyak dari tim penilai. Sebelumnya, ada sepuluh pemain yang jadi nominasi di keempat golongan yang diperebutkan.

Seperti di posisi penjaga gawang ada Keylor Navas dan Kasper Schmeichel di posisi keempat dan kelima. Untuk pemain belakang, bek termahal dunia, Benjamin Mendy, gagal menembus tiga besar sesudah cuma menempati peringkat kesepuluh.

Di lini tengah, sebagian pemain unggulan juga gagal menembus tiga besar. Salah satunya ialah Andres Iniesta yang cuma menempati peringkat ketujuh.

Dua pemain paling diperbincangkan selama musim panas, Kylian Mbappe dan Neymar, juga gagal meraih nominasi penyerang terbaik. Mbappe ada di peringkat keempat, sementara Neymar tercecer di peringkat keenam.

Regu penilai berasal dari para pelatih yang berasal dari 32 tim kontenstan Liga Champions 2016-17. Para pelatih hal yang demikian dilarang memilih para pemainnya sendiri. Kecuali para pelatih, 55 jurnalis yang diseleksi oleh European Sports Media juga menerima hak pilih.

Piala Super Jerman Patokan Utama


Piala Super Jerman Patokan Utama


Indonesia – Pelatih legendaris Jerman, Ottmar Hitzfeld, mengukur Piala Super Jerman 2017 tak dapat dilihat enteng oleh Borussia Dortmund dan Bayern Munich. Dia malahan mengukur ajang itu sebagai sesuatu yang amat penting.

“Piala Super Jerman, bagi saya, selalu ajang yang amat penting sebelum liga bergulir. Ini yakni perlombaan pramusim secara khusus. Arena ini dapat memberikan kabar penting dan menjadi pengukuran serius pertama kepada para pemain baru,” terang Hitzfeld dalam kolomnya di Kicker.

Lebih jauh, pelatih yang pernah menangani timnas Swiss itu menyebut Piala Super Jerman sebagai tolok ukur bagi Borussia Dortmund. Kemenangan pada perlombaan itu, kata dia, akan punya akibat signifikan dalam upaya menyaingi Bayern di Bundesliga 1 musim 2017-18.

Menyangkut kompetisi di Bundesliga 1, pelatih berumur 68 tahun hal yang demikian secara khusus menaruh keinginan besar pada kiprah Die Schwarzgelben. Dia mau buah hati-buah hati asuh Peter Bosz memberikan konfrontasi dan tekanan lebih besar kepada sang jawara bertahan, Bayern Munich seperti di kulas diberitaboladunia.net

“Aku kira akan lebih cantik bagi Bundesliga kalau Dortmund memberikan tekanan lebih kepada Bayern dibanding musim lalu dikala Bayern unggul 18 nilai. Bila Die Schwarzgelben kapabel memangkas jadi setengahnya, itu akan jadi prestasi baik,” urai Hitzfeld dalam kolomnya di Kicker.

Di mata mantan pelatih timnas Swiss hal yang demikian, Dortmund punya cukup modal untuk menyaingi Die Roten. Berdasarkan dia, rekrutan baru macam Mahmoud Dahoud dan Omer Toprak akan amat bermanfaat. Belum lagi kembalinya Mario Goetze yang di mata Hitzfeld tak ubahnya pemain baru.

Mantan pelatih Bayern dan Dortmund itu juga terkesan oleh Bosz. “Pelatih baru BVB memberikan kesan baik. Dia sosok yang punya gagasan terang,” kata dia. “Walaupun semacam itu, butuh waktu bagi penggunaan pressing agresif yang dia ajarkan. Dia patut kapabel mempercepat pemahaman para pemain sehingga Bayern tak lantas perkasa dari permulaan musim.”